Jumat, 12 September 2014

Hamil Diluar Nikah Bukanlah Sebuah Trend

Satu bulan yang lalu teman lama penulis saat kecil dan juga pernah mengenyam pendidikan di sekolah menengah pertama (SMP) yang sama di kota penulis melakukan prosesi pernikahan. Penulis sendiri tak diundang oleh kawan lama yg dahulu ketika smp ibaratnya satu genk. Kemana-mana slelau berkumpul bersama, entah dikelas maupun kantin sekolah. Teman penulis ini seorang perempuan yang lumayan pintar dan senang bergaul. Mantan pacarnya adalah teman-teman penulis kala itu. Calon suami yang sudah dipacari ketika ini sampai saat ia menikah penulis tdk begitu kenal. Penulis cuma tahu sosok kekasihnya dari jejaring sosial. Pernikahan teman penulis ini cuma mengundang keluarga dekat saja. Terbukti ketika penulis menanyakan berita pernikahan teman penulis bernama Tika (bukan nama sebenarnya) ke orang-orang terdekat satu kampusnya ngga ada yg mengetahuinya. Malahan tema-teman satu kampusnya mengetahui Tika menikah dari postingan foto di jejaring sosial. Foto tersebut terlihat Tika mengenakan pakaian kebaya dan mencium tangan suaminya. Penulis gak masalah tak diundang oleh teman penulis yg satu ini. Berpikir positif saja, mungkin Tika mau prosesi pernikahan menjadi sakral serta private.

Sebulan setelah pernikahan berlangsung kembali penulis dikejutkan oleh postingan foto tika di jejearing sosial & instragram. Ia menulis bahwa telah melahirkan anak Cowo seberat 2,9 kg dan berjalan dengan normal. Ternyata Tika telah hamil sebelum ia menikah. Foto saat ia menikah sama sekali tak menunjukan bahwa ia sedang hamil. Semua teman-teman berpikir bahwa Tika sedang mengalami obesitas. Walupun kini ia sudah menikah serta mempunyai momongan Pacaran anak muda zaman sekarang ini sepertinya sangat bebas sekali. Melakukan hubungan layak sensor kerapkali dilakukan sebagai bukti rasa cinta. Beruntung pacar Tika yg kini menjadi suaminya mau bertanggung jawab. Jika tidak, tentulah pihak perempuan yg dirugikan. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar